Menu ✖

Mode Gelap
 

News · 1 Mar 2026 10:25 WIB ·

BPIKPNPARI Kecam Keras Serangan Israel ke Iran, Serukan Dunia Internasional Bertindak


 BPIKPNPARI Kecam Keras Serangan Israel ke Iran, Serukan Dunia Internasional Bertindak Perbesar

BPIKPNPARI Kecam Keras Serangan Israel ke Iran, Serukan Dunia Internasional Bertindak

Jakarta – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPIKPNPARI) mengecam keras serangan militer yang dilakukan oleh Israel terhadap Iran. Serangan tersebut dinilai berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas dan mengancam stabilitas kawasan Timur Tengah.

Ketua Umum BPIKPNPARI, Rahmad Sukendar, menyatakan bahwa tindakan militer sepihak hanya akan memperkeruh situasi global yang saat ini sudah diliputi ketegangan geopolitik dan krisis kemanusiaan di berbagai belahan dunia.

“Serangan terhadap kedaulatan suatu negara adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Dunia tidak membutuhkan perang baru. Yang dibutuhkan adalah dialog, diplomasi, dan penghormatan terhadap hukum internasional,” tegas Rahmad dalam keterangannya kepada media, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, konflik terbuka antara Israel dan Iran berpotensi menyeret negara-negara lain untuk terlibat, sehingga bisa menimbulkan dampak ekonomi global, termasuk terhadap stabilitas harga energi dan keamanan kawasan Asia.
BPIKPNPARI juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional untuk segera mengambil langkah konkret guna mencegah konflik berkepanjangan. Organisasi tersebut menilai penyelesaian melalui jalur diplomasi harus menjadi prioritas utama demi menjaga perdamaian dunia.

“Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi prinsip politik luar negeri bebas aktif harus bersuara tegas dalam mendorong perdamaian dan menghentikan segala bentuk agresi militer,” tambah Rahmad.

BPIKPNPARI menegaskan bahwa perang tidak pernah menjadi solusi. Sebaliknya, konflik bersenjata hanya akan menimbulkan korban sipil, kehancuran infrastruktur, serta ketidakpastian ekonomi global yang merugikan masyarakat luas.
Organisasi tersebut berharap semua pihak dapat menahan diri dan mengedepankan perundingan demi terciptanya stabilitas dan perdamaian internasional.

Elis Sufriani Yusuf

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bekali Pemuda Jadi Problem Solver, Karang Taruna Jonggol Gelar Sekolah Advokasi untuk 14 Desa

10 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Pelayanan RSUD Cibinong Dinilai Memuaskan dan Prima

8 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Camat dan Kapolsek Jonggol Kompak Berikan Kejutan HUT TNI Ke-81 di Koramil

6 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Peringati HUT ke-11, Media TNI POLRI Tegaskan Komitmen Jaga Sinergi dan Pemberitaan Akuntabel

27 September 2026 - 19:31 WIB

GAIB-212 Kab.Bekasi Gelar Gladi Resik Jelang Peresmian Padepokan Di Jonggol

12 Juni 2026 - 17:33 WIB

BPI KPNPA RI Bongkar Dugaan Pemerasan Rp200 Juta di Lapas Pekanbaru, Rahmad Sukendar Desak Menteri Imipas Turun Tangan

8 Juni 2026 - 10:06 WIB

Trending di Daerah